“Sebuah Refleksi Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke 101”
Oleh : Nurmansyah *)
Peringatan hari kebangkitan nasional ke 101 pada tanggal 20 Mei 2009, dinilai cukup berbeda. Karena momentum ini diperingati menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden 8 juli mendatang. Dari peringatan ini kita berharap menumbuhkan kesadaran kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa hari ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu mebangkitkan bangsa agar bias keluar dari segala persoalan yang tengah melanda.
Kondisi bangsa kita hari ini mungkin jauh lebih maju dibandingkan 101 tahun lalu. Pada saat itu Kondisi rakyat berada dalam kekurang mengertian, dera penjajahan membuat rakyat menjadi miskin dan menderita. Kaum penjajah memandang kita sebagai bangsa yang tidak bermartabat dan lebih parah lagi tidak sedikit pejabat pangreh praja memikirkan kepentingan sendiri dan jabatannya semata- terutama demi keselamatan dan eksistensi jabatannya . Dalam praktik, mereka pun terkesan menindas rakyat dan bangsa sendiri, hanya sekedar untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa Belanda.