kpu-sukabumikota.go.id

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
AGENDA KPU Kota Sukabumi: 26 Januari 2009: Kotak Suara di KPU Kota Sukabumi telah dibereskan untuk menghadapi Pemilu 2009. 18 Pebruari 2009, Sejak Tanggal 18 Pebruari KPU Kota Sukabumi telah melakukan penyortiran Surat Suara. Para petugas penyortiran tersebut adalah anggota PPK dan PPS Se-Kota Sukabumi. Diperkirakan, penyortiran surat suara ini akan membutuhkan waktu hingga dua(2) minggu lebih.

Sortir Surat Suara

E-mail Print PDF

SEJAK hari Minggu kemarin kesibukkan telah menjadi warna tersendiri di Sekretariat KPU Kota Sukabumi. Logistik untuk pemilihan umum presiden 2009 telah sampai di KPU Kota Sukabumi, salah satunya dalah surat suara. Para petugas kepolisian bersama beberapa staff KPU turut andil dalam membenahi datangnya logistik ini.

Read more...
 

Massa Membludak Menghadiri Senam Contreng

E-mail Print PDF

KPU Kota Sukabumi akhir-akhir ini telah menemukan cara sosialisasi yang paling efektif, murah, efisien. Pemanfaatan kegiatan-kegiatan massal yang telah membumi di masyarakat seperti acara senam menjadi media bagi KPU Kota Sukabumi. Betapa tidak, dalam kegiatan senam di depan Balai Kota Pemenritah Daerah Kota Sukabumi hadir sekitar seribu pengunjung. Sebelumnya memang, acara senam ini telah dilakukan oleh Pemda Kota Sukabumi sejalan dengan salah satu visi utama Kota Sukabumi yaitu mengoptimalkan kesehatan warganya.

Read more...
 

Penjadwalan Kampanye Terbuka

E-mail Print PDF

JADUAL kampanye atau pertemuan terbuka pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2009 sedianya akan sama dengan pelaksanaan kampanye terbuka pemilu legislatif. Persamaan ini dilihat dari harus adanya keseragaman antara kampanye yang dibuat oleh KPU Pusat dengan KPU daerah.

KPU Kota Sukabumi telah menyusun jadwal pelaksanaan rapat umum ini dan waktu pelaksanaannya disamakan dengan jadual KPU Pusat, namun sampai saat ini KPU Kota Sukabumi sedang mengolah mengenai lokasi yang akan digunakan untuk pelaksanaan kampanye rapat umum ini. Sedianya KPU Kota Sukabumi akan menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Muspida Kota Sukabumi untuk membahas lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan kampanye rapat umum pada hari ini. (MC)

 

Sosialisasi Centang Pilpres

E-mail Print PDF

DIHADIRI oleh sekitar seribu pengunjung, pada hari Minggu bertempat di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, KPU Kota Sukabumi memanfaatkan event Goyang Centang yang diselenggarakan oleh PT Radio Menara. Pemanfaatan kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan pemilihan presiden yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 Juli Mendatang. Dari sekian banyak pengunjung, tampak sekali antusiasme ketika KPU Kota Sukabumi mengadakan door-price dan pensosialisasian tata cara pemberian tanda centang pada kertas suara di TPS Nanti.

Lebih dari itu, KPU Kota Sukabumi juga akan memaksimalkan event-event hiburan yang diselenggarakan di Kota Sukabumi ini untuk mensosialisasikan pemilu presiden ini. Hal ini dilakukan bukan hanya dilihat dari segi efisiensi anggaran terlebih dilihat dari tingkat efektivitas proses sosialisasi dimana pemilu presiden tinggal menunggu hitungan mundur saja sekitar 30 hari ke depan. Maka, ketika waktu yang tersedia lebih kecil dari tingkat kerumitan dan kesulitan dalam proses sosialisasi , ketika itu pula dibutuhkan kreatifitas dan pengefektivitasan kegiatan, agar proses sosialisasi dan materi-materi yang disampaikan kepada masyarakat pemilih bisa sampai kepada masyarakat pemilih. (MC)

 

PEMIMPIN YANG MAMPU MEMBANGKITKAN BANGSA

E-mail Print PDF
“Sebuah Refleksi Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke 101” 

Oleh : Nurmansyah *)

Peringatan hari kebangkitan nasional ke 101 pada tanggal 20 Mei 2009, dinilai cukup berbeda. Karena momentum ini diperingati menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden 8 juli mendatang. Dari peringatan ini kita berharap menumbuhkan kesadaran kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa hari ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu mebangkitkan bangsa agar bias keluar dari segala persoalan yang tengah melanda.

Kondisi bangsa kita hari ini mungkin jauh lebih maju dibandingkan 101 tahun lalu.  Pada saat itu Kondisi rakyat berada dalam kekurang mengertian, dera penjajahan membuat rakyat menjadi miskin dan menderita. Kaum penjajah memandang kita sebagai bangsa yang tidak bermartabat dan lebih parah lagi tidak sedikit pejabat pangreh praja  memikirkan kepentingan sendiri dan jabatannya semata- terutama demi keselamatan dan eksistensi jabatannya . Dalam praktik, mereka pun terkesan menindas rakyat dan bangsa sendiri, hanya sekedar untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa Belanda.

Read more...
 


Page 4 of 12