kpu-sukabumikota.go.id

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
AGENDA KPU Kota Sukabumi: 26 Januari 2009: Kotak Suara di KPU Kota Sukabumi telah dibereskan untuk menghadapi Pemilu 2009. 18 Pebruari 2009, Sejak Tanggal 18 Pebruari KPU Kota Sukabumi telah melakukan penyortiran Surat Suara. Para petugas penyortiran tersebut adalah anggota PPK dan PPS Se-Kota Sukabumi. Diperkirakan, penyortiran surat suara ini akan membutuhkan waktu hingga dua(2) minggu lebih.
Home Berita KPU Distribusikan Logistik Pilpres ke PPK

KPU Distribusikan Logistik Pilpres ke PPK

E-mail Print PDF

HARI Minggu kemarin, KPU Kota Sukabumi telah mensdistribusikan logistik pemilu presiden ke tujuh PPK di masing-masing kecamatan. PPK tersebut antara lain; Kecamatan Cikole, Kecamatan Citamiang, Kecamatan Baros, Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Lembursitu, Kecamatan Warudoyong, dan Kecamatan Gunung Puyuh.

Logistik Pilpres ini telah dimasukkan ke dalam kotak suara yang akan digunakan pada pemilu presiden pada Tanggal 08 Juli mendatang. Proses pembagian logistik dari KPU ke PPK memang merupakan langkah yang sesuai dengan peraturan dimana semua element penyelenggara Pemilu harus terlibat secara langsung demi suksesnya pilpres 2009 ini. Hal penting yang terdapat dalam kotak suara antara lain; Jumlah Surat suara DPT ditambah sekitar 2,5 % surat suara tambahan, beberapa lampiran dan berita acara yang akan digunakan di TPS pada pilpress mendatang, dan tentu saja salinan DPT untuk masing-masing TPS.

Sedianya, pada hari ini, masing-masing PPK akan mendistribusikan logistik pilpres ini kepada seluruh PPS di masing-masing kelurahan yang berjumlah 33 PPS. Tiga sampai satu hari sebelum hari H, logistik ini akan dan telah disampaikan oleh PPS ke seluruh TPS di tiap Kelurahan.

Sekaitan dengan ini, KPU Kota Sukabumi optimis, pilpres tahun ini akan menuai kesuksesan seperti pemilu-pemilu sebelumnya yang pernah dilaksanakan di Kota Sukabumi ini. Kesuksesan pilpres ini sudah tentu menjadi satu cermin jika Kota Sukabumi memang patut dijadikan rujukan oleh beberapa KPU di beberapa Daerah. Tentu saja, bukan dengan modal berpangku tangan kecuali dengan peran-serta seluruh lapisan masyarakat. Dan penentu sukses atau tidaknya pemilu presiden ini terletak dari partisipasi masyarakat, ketika partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya minim maka tidaklah pilpres ini dikatakan sukses, namun jika partisipasi masyrakat bisa mencapai atau mendekati seratus persen maka kesuksesan demokrasi di Kota Sukabumi ini telah mencapai titik maksimal. Semoga!